Tutorian Cara Penyimpanan Cache Proxy Mikrotik

Penyimpanan Cache Proxy


Sobat sekalian pasti tidak asing dengan Penyimpanan Cache Proxy kan sob Disamping fungsi filtering, web-proxy juga dapat digunakan untuk penyimpanan object cache ya benar sekali ini gunanya untuk menghemat bandwidth low sob apalagi jika cuman bandwidth kita di bawah 1Mbps tp untuk sekarang kelihatanya sudah ngak ada ya sob bandwidth di bawah 1Mbps sekarang kan sudah jaman nya F.0 pakek GPON hehehe bener ngak sob apalagi bandwidth udah murah sekarang ngak kayak dulu hohohoho. oke kok malah curhat kita lanjukan sob pada Content di sebuah website/ situs akan disimpan dan diberikan kembali ke pc client jika ada yang melakukan akses pada object/content yang sama ini namanya chache sob , sehingga tidak perlu langsung mengambil dari internet jadi lebih hemat bandwidth kan sob dan menggunakan bandwidth internet untuk yang lain misalnya download hehehe. Untuk kapasitas storage terserah sobat yang penting harddisk sobat cukup untuk digunakan untuk penyimpanan cache pada parameter Max-Cache-Size. setelah itu sobat centang opsi Cache-On-Disk agar cache disimpan pada storage Router.

Untuk Konsep penyimpanan cache sendiri akan lebih baik bila diterapkan pada Router yang mempunyai storage tambahan misalkan flasdisk dan bila sobat mengunakan rounter mikrotik pc bisa langsung dengan harddisk sobat dengan membagi partisi nya hehehe mudah kan sob, sehingga cache tidak disimpan pada system disk.

0 Response to "Tutorian Cara Penyimpanan Cache Proxy Mikrotik"

Post a Comment