Cara Setting File Server SMB pada Mikrotik

Cara Setting File Server SMB pada Mikrotik 

Dalam posting kali ini saya akan berusaha menjelaskan pada sobat sekalian apa itu SMB pada mikrotik serta apa yang di maksud dengan Files sharing SMB Server pada mikrotik merupakan sebuah metode yang banyak diterapakan serta diimplementasikan untuk menjawab semua kebutuhan penggunaan file secara bersama-sama dan efisien tentunya.ada beberapa alasan efisiensi penggunaan storage yang sanagat besar pada setiap host dalam jaringan RT RW net, serta kebutuhan manajemen file secara tepat, metode ini memang banyak sekali diterapkan pada jaringan kantor, sekolah atau sebuah warnet yang menyediakan sharing file tentunya untuk karyawan atau pelangan RT RW net.
Dalam mengimplementasinya, sangat dibutuhkan sebuah mesin komputer dan program server yang handal serta ringan di jalankan agar bisa memproses dan melakukan manajemen dengan baik tanpa lag,untuk itu  baik untuk file server kita dapat membuat kebijakan siapa saja yang boleh melakukan akses ke file server, menambah atau mengurangi atau memodifikasi file server yang di share ke pengguna dengan tepat.

Pada Mikrotik terdapat sebuah Server Message Block (SMB) yang taka lain dan tak bukan merupakan satu protocol client-server yang ditujukan sebagai layanan untuk berbagi berkas file di server (file sharing) di dalam sebuah jaringan RT RW net. didalam Protokol ini pada mulanya kita kenal sebagian besar digunakan di dalam sebuah sitem operasi Windows OS. Di Dalam perkembangannya SMB (Samba) juga dapat diterapkan pada keluarga sistem operasi UNIX dengan program Samba. rounter Mikrotik OS , selain memiliki sebuah fungsi utama sebagai sebuah Router mikrotik SMB juga dapat difungsikan sebagai sebuah file server (file sharing). Dengan Dukungan MikroTik RouterOS saat ini terdapat pengembangan beberapa lain diantaranya adalah SMB v1.0 serta SMB v2.002.

Mikrotik Sebagai SMB (File Server)


Pada tutorial kali ini saya mencoba menggunakan sebuah RB951G-2HnD dengan USB Flashdisk yang sebelumnya usdah saya tancapkan yang nantinya digunakan untuk menyimpan file server dengan tujuan agar dapat di akses klien. Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa suatu perangkat RouterBoard hanya memiliki sebuah storage yang terbatas dan sangat kecil tentunya sehingga disarankan untuk menggunakan storage tambahan dlam hal ini flash disk yang jika sobat ingin menggunakan fitur SMB ditutorial saya ini hehehehe.
langkah selanjutnya yaitu sobat cukup melakukan lakukan format USB Flashdisk sehingga usb flashdisk dapat digunakan oleh router Mikrotik. dobat cukup melakukan setting pada menu System-> Store -> Disk.

Setelah itu setelah USB Flashdisk dipasang terkadang dalam mikrotik terdapat status invalid, jangan sobat tidak usah khawatir memeang dalam hal ini lumrah terjadi bukan berarti USB flashdisk sobat yang rusak atau tidak dikenali oleh mikrotik tapi memang begitulah adanya , sobat hanya perlu memformat telebih dahulu sehingga file system dalam USB flashdisk dapat dikenali oleh router MikroTik.kemudian sobat cukup meng aktifkan SMB Server pada router Mikrotik dengan mencentang pada parameter "enabled" di menu /ip smb, seperti gamabar di bawah ini sob :





Setelah itu sobat cukup menekan pada menu opsi "Enabled" ada juga opsi lain yang bisa ditentukan sesuai dengan kebutuhan network sobat sendiri.
1.Domain : Menentukan sebuah nama dari workgroup di windows OS
2.Comment : Merupakan sebuah informasi berupa text pada folder yang disharing
3.Allow Guest : merupakan fitur untuk Mengijinkan user guest untuk mengakses folder yang disharing.
4.Interface :merupakan  Opsi untuk menentukan di mana interface dan dimana service samba akan dijalankan di router OS.
Dan Setelah service SMB sudah dijalankan sobat semua cukup menentukan alokasi storage yang akan dishare ke pengguna / klien. Masih di menu SMB router mikrotik,sobat tinnggal klik tombol "Shares".

Untuk Parameternya sobat bisa menententukan sesuai dengan kebutuhan sobat sendiri. parameter yang cukup baik adalah Directory. Dalam parameter ini parameter ini sobat tentukan dimana folder yang akan sobat gunakan sebagai service SMB. Untuk Max Session sobat bisa menentukan untuk membatasi seberapa banyak jumlah user yang mencoba untuk mengakses directory tersebut dalam waktu yang bersamaan.
Dan untuk setting terakhir sobat cukup membuat user account yang akan digunakan sebagai authentikasi user yang hendak menggunakan sevice SMB router mikrotik tersebut. Pada setting SMB router sobat cukup dengan mencentang tombol User.
Sekarang sobat sebagai admin jaringan bisa menentukan sesuka hati user dan password bagi pengguna service SMB yang ingin di buat. Pada Parameter Read Only untuk menentukan priviledge user agar diijinkan untuk membaca dan menulis file, atau hanya cukup bisa membaca file saja. untuk Setting SMB sudah selesai sob, tinggal sekarang user bisa mencoba untuk mengakses SMB dari komputer pc masing - masing tentunya. Cara cukup dengan membuka alamat smb://ip-router

Dan satu lagi yang perlu sobat perhatikan ketika sobat memutuskan untuk menggunakan fitur ini, jangan sekali kali menggunakan Router dengan spesifikasi hardware yang cukup besar,karena bila router bekerja selain memanajemen jaringan juga sebagai file server akan sangat membebani kerja router mikrotik sobat. sekian dan terima kasih .

0 Response to "Cara Setting File Server SMB pada Mikrotik"

Post a Comment